skip to main | skip to sidebar

Ephemeral

Terdengar nyanyian sunyi,dengan dipenuhi gerakan kegelisahan, kekerasan dan....bagai air mengalir yg tak sanggup merenungkan dirinya sendiri, yang takut merenungkan

Selasa, 01 Juli 2008

Jukung yang jingga

Di depan jukung berwarna jingga menyusuri pantai

di hadapan ombak yang biru tak jelas

di antara rumput langka dan kering

aku mustahil membuat datang aura

dan ku hanya menyapamu...

seraya meminta padaNya
Diposkan oleh Freshtyo di 10:09

0 komentar:

Poskan Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Poskan Komentar (Atom)

Categories

  • bahasa (4)
  • coretan (10)
  • filsafat (5)
  • puisi (10)
  • religi (1)

rencang2

  • orgil
  • joe
  • ganesaa
  • ceper,s
  • aunk
  • awangcs
  • tantos
  • preeos
  • melingkar

Arsip Blog

  • ►  2011 (1)
    • ►  Juni (1)
      • Dunia yang hilang
  • ►  2009 (1)
    • ►  November (1)
      • jelang kejadian
  • ▼  2008 (18)
    • ▼  Juli (3)
      • kerucut aja punya makna
      • hai yah
      • Jukung yang jingga
    • ►  Mei (1)
      • 26 mei 2008
    • ►  April (2)
      • Mulai dari mani atau mana...?
      • Kertas ku Bernilai Dunia Akhirat
    • ►  Februari (4)
      • Pelangi
      • kebiasaan.......
      • Penyakit Hati dan Karakteristik Kemunafikan
      • Unggah-ungguh, Toto-kromo, pengguk tengik
    • ►  Januari (8)
      • Impian yang terbuang
      • Bintang kejora
      • Kesejatian yang sejati
      • Kehormatan yang terbeli
      • Keterasingan yang abadi
      • Besi Tua
      • Kehendak tuk berkuasa
      • Merasa yang telah Hadir