skip to main | skip to sidebar

Ephemeral

Terdengar nyanyian sunyi,dengan dipenuhi gerakan kegelisahan, kekerasan dan....bagai air mengalir yg tak sanggup merenungkan dirinya sendiri, yang takut merenungkan

Kamis, 16 Juni 2011

Dunia yang hilang

Dulu mendambakan hadirnya sunyi dalam damai yang menenangkan hati
berharap ku ada, ku disana dalam suasana bernyanyi riang bergandengan dengan pagi yang indah
kapankah itu dapat hadir dalam damai
telah kucoba tuk tak lelah menghadapi smua
dan akan kucoba tanpa keluh kesah
Diposkan oleh Freshtyo di 09:52
0 komentar
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Entri (Atom)

Categories

  • bahasa (4)
  • coretan (10)
  • filsafat (5)
  • puisi (10)
  • religi (1)

rencang2

  • orgil
  • joe
  • ganesaa
  • ceper,s
  • aunk
  • awangcs
  • tantos
  • preeos
  • melingkar

Arsip Blog

  • ▼  2011 (1)
    • ▼  Juni (1)
      • Dunia yang hilang
  • ►  2009 (1)
    • ►  November (1)
      • jelang kejadian
  • ►  2008 (18)
    • ►  Juli (3)
      • kerucut aja punya makna
      • hai yah
      • Jukung yang jingga
    • ►  Mei (1)
      • 26 mei 2008
    • ►  April (2)
      • Mulai dari mani atau mana...?
      • Kertas ku Bernilai Dunia Akhirat
    • ►  Februari (4)
      • Pelangi
      • kebiasaan.......
      • Penyakit Hati dan Karakteristik Kemunafikan
      • Unggah-ungguh, Toto-kromo, pengguk tengik
    • ►  Januari (8)
      • Impian yang terbuang
      • Bintang kejora
      • Kesejatian yang sejati
      • Kehormatan yang terbeli
      • Keterasingan yang abadi
      • Besi Tua
      • Kehendak tuk berkuasa
      • Merasa yang telah Hadir